Home » berita politik » Bawaslu Kesulitan Merapikan Alat Peraga Kampanye

Bawaslu Kesulitan Merapikan Alat Peraga Kampanye

Oct
10
2013
by : author . Posted in : berita politik

Penertiban alat peraga kampanye kini memang sulit dilakukan, pasalnya banyaknya pelanggaran dalam pemasangan alat peraga kampanye di tempat yang seharusnya tidak boleh terpasang alat peraga kampanye tersebut.

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengaku dalam menertibkan alat peraga kampanye yang melanggar Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 15 Tahun 2013 tentang Pedoman Kampanye Pemilu Legislatif membutuhkan waktu yang tidak singkat.

“Memang tidak bisa dalam waktu singkat segera tertib, karena luasnya Indonesia dan informasi yang belum sampai kepada caleg-caleg di daerah. Kita terus efektifkan itu sehingga mudah-mudahan alat peraga yang tidak tertib segera dilakukan secara efektif,” ujar Ketua Bawaslu, Muhammad di Jakarta, Rabu (9/10).

Dikatakan Muhammad, berdasarkan laporan bawaslu daerah dan panwaslu, ada alat peraga yang sudah ditertibkan kemudian muncul kembali. Namun, pihaknya belum dapat menyebutkan pihak yang melanggar tersebut sebab masih direkapitulasi oleh Bawaslu. Ia berujar, ketidaktertiban tersebut mencapai ratusan dan dilakukan oleh semua partai peserta pemilu.

“Ratusan melanggar, semua partai. Laporannya begitu, jadi dia punya alat peraga berkontainer. Diturunkan, lalu muncul lagi. Ini tantangan dan kunci kita bersama. Sementara ini kita rekap dan setiap hari kita punya sistem masukan pelaporan dan pada waktunya kita akan umumkan siapa caleg dan partai mana saja yang melanggar,” tukasnya.

Pada kesempatan yang berbeda, anggota Bawaslu Divisi Pengawasan Daniel Zuchron mengatakan ada persoalan atas tindak lanjut penertiban alat peraga kampanye. Pasalnya, kata Daniel, KPU belum menerbitkan peraturan terkait pelanggaran administratif.

“Jadi, ada problem di tingkat hulu (regulasi). Kan administrasi harus ditindaklanjuti KPU, di situ mengatur peraturan sanksi. Inilah yang belum dibuat oleh KPU,” ujar dia.

Dijelaskan, UU 8/2012 tentang Pemilu menyebut tata cara, prosedur, atau mekanisme yang berkaitan dengan administrasi pemilu.

“Di situ tertulis KPU harus menyelesaikan pelanggaran administrasi pemilu yang diatur dalam Peraturan KPU. Patokannya menggunakan PKPU itu dalam menyelesaikan pelanggaran administrasi sesuai dengan tingkatannya,” tukasnya.

Daniel menjelaskan di beberapa daerah bawaslu sudah mengeluarkan rekomendasi yang harus ditindaklanjuti oleh KPUD. Namun, sambung dia, KPUD setempat tidak menindaklanjutinya.

“Ini juga kemungkinannya mereka tidak tau kewenangannya atau memang belum ada ketentuannya dari KPU pusat,” kata dia.

Daniel menyebutkan, banyak alat peraga kampanye yang masuk dalam pelanggaran administrasi. Namun, ia belum bisa merinci berapa jumlahnya karena masih direkapitulasi oleh Bawaslu RI.

“Bahayanya begini, tidak ada kepastian atas penyelesaian kasus alat peraga kampanye ini karena tidak ada dasar hukum dari KPU,” tegasnya.

 

 

sumber artikel: http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/10/09/1/187193/Bawaslu-Akui-Sulit-Tertibkan-Alat-Peraga-Kampanye

Leave a Reply

*

Selamat Datang di OKEdir.com

Direktori Jasa Paling OKE.
Melayani semua jasa yang berhubungan dengan aktivitas online, seperti Jasa Publikasi Online, Jasa Kampanye Online, Jasa Branding, Jasa Personal Branding, Jasa Branding Perusahaan, Jasa Branding Produk, Jasa Pemasaran Online, Jasa Mentoring Jualan Online, Jasa SEO, Jasa Social Media (FB, Twitter, Youtube, G+, Instagram), dan Jasa-jasa lainnya.

Konsultan Pemasaran

081234220484 (Alfid)
Pin BB: 314B1B8F

Email: cs@okedir.com
Alamat Kantor: Jl. Ketintang Madya 45 Surabaya

Customer Service

ym1

Direktori Jasa Paling OKE

Jasa Publikasi – Kampanye Paling OKE
Surabaya
Phone 081234220484
Copyright © 2012